TERTIDUR DI BAYANG TEDUH SENYUMMU, AYAH
Karya: #KakashiDSensei
Ayah
Aku rindu
Pada sinar teduh matamu
Setiap kali mengenangmu
Linang mataku menggenang
Kursi itu
Ya, kursi itu
Kau masih saja duduk disitu
Menatapku lembut
Suara merdumu membelai jiwaku
Jangan nakal anakku
Katamu dalam rindu menyatu
Dan aku
Masih saja melanggar
Ocehanmu tak kudengar
Aku berlari lagi kesana sini
Sambil tertawa senang
Senang karena tak mau mendengarmu
Kini kurindu
Menatap sendu pada kursi itu
Sosokmu yang kini hanya bayang
Membekas dalam tetes-tetes air mata ini
Kubersujud di kursimu, Ayah
Kuraih tanganmu yang kini hanya cahaya
Kuciumi dan kubasahi
Dengan aliran sungai telaga mata ini
Bermimpi kaumenggandeng tanganku
Bermimpi kaumenggendongku dipunggungmu
Membelai mesra rambut ini
Hingga tertidur di lengan kekarmu
Kini baru kusadari
Betapa diri ini telah kehilanganmu
Betapa berharganya tiap detik bersamamu
Dan nasehatmu itu
Telah menjadi penerang jalan hidupku
Terima kasih, Ayah
Untuk menghadirkanku di dunia
#Batam, 021218
Tidak ada komentar:
Posting Komentar