Sabtu, 15 Februari 2020

KEJUJURAN YANG TERSIA-SIAKAN

KEJUJURAN YANG TERSIA-SIAKAN

Karya: Po Tan

Kau bertanya padaku apakah aku mencintaimu
Kurasakan petir seketika menyambar istanaku
Tembok-tembokku runtuh pecah berkeping
Dan panas mentari membakarku hingga kering

Kukuatkan hati untuk menatap ke dalam netramu
Adalah lebih baik bagiku untuk melepas kejujuran
Yang membuatmu menangis tersedu-sedu
Daripada mengisi palungmu dengan kebohongan

Kutak keluhkan cermin jiwamu yang telah retak
Juga takkan menjejalimu dengan kata-kata bijak
Bahwa persahabatan yang tertinggi adalah bersama
Saling berbagi segalanya untuk selamanya

Kutak dapat menumbuhkan sayapmu lebih cepat
Juga tak akan menahan langkahmu dengan perekat
Sebab cinta tak datang saat diminta
Dan tak akan pergi jua saat terluka

Aku ingin memelukmu hingga berhenti nafas ini
Aku ingin terus bersamamu sampai akhir nanti
Tak hendak melepaskan kepedulianku
Meski kepedihan berganti menusukiku

Aku selalu bermimpi untuk menemanimu
Setiap kali jemari-jemari kita bersatu
Kau tak selalu memilih peran antagonis
Lebih sering tersenyum daripada menangis

Setiap malam aku merindukan nafasmu
Yang mengalir dari ujung-ujung daun
Dan menitik ke atas batu-batu
Menghancurkan egoku tanpa ampun

Kadang aku merasa hanya biasa-biasa saja
Saat kita berbicara tentang romansa
Namun setelah dirimu berjalan pergi
Anak-anak rindu menikam bagai duri

Aku merasa sangat kehilangan
Dan ketakutanku mulai menggerogoti
Menarikku ke jurang kegelapan
Yang dalamnya tak terselami

Aku ingin terus bermimpi tentang kita
Dan mendekap bayangmu untuk selamanya
Sampai gemuruh di dada ini berhenti
Sampai ketakutan ini tak berdetak lagi

#Batam, Kepulauan Riau
#020720

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERSYUKUR DI AMBANG SENJA

 BERSYUKUR DI AMBANG SENJA Karya: Po Tan / Kakashi DSensei Seberat pelita memendam cahaya Kulipat senja dalam mendung di mata Beringkuk leti...