YANG TERLUKA DAN YANG PATAH
Karya: #KakashiDSensei
Pagi masih menguap memeluk dingin
Dan mentari mulai menggulung fajar
Namun embun di matamu masih menetes deras
Kautampung titik-titik air di lesung pipimu
Kerutan panjang di dahimu yang lebar
Melukiskan perjalanan yang begitu melelahkan
Baris-baris kekecewaan tersulam di sepanjang alismu
Kaukumpulkan semua luka yang mengalir di kantung matamu
Ah..dingin ini mengigir ruang jiwaku
Aku mematung wajahku membeku
Sambil bersiap dalam niat dan tekad bulat
Jika kau datang aku kan melepas segala ikatan
Dan memulai kisah baru tanpa haru
Tiba-tiba kau menjerit sendiri
Sedang diriku tercekik tangismu
Jariku coba bergerak sendiri menyentuh pipimu
Namun samar-samar dirimu menghilang di balik waktu
#Batam, 071318
#CoretanPuisiDiLangitBerawan
#KitabSemilirAngin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar